Monthly Archives: Januari 2010

Heboh Film AVATAR


Keperkasaan film yang digadang-gadang bakal melebihi kelarisan film Titanic itu, juga telah diprediksi sejumlah media di Amerika Serikat. Boston Globe, Chicago Sun-Times, Chicago Tribune, E! Online, dan Filmcritic.com misalnya, masing-masing memberikan penilaian B, A-, hingga A kepada film Avatar.

Meski rata-rata mereka sepakat secara cerita, film ini beralur dan tema sederhana, dan biasa-biasa saja. Menjadi luar biasa, karena mampu menghasilkan sebuah bahasa gambar yang sangat luar biasa. Sehingga tidak berlebihan jika E! Online misalnya menabalkan Cameron sebagai ”Raja Dunia”, mengutip pekikan sutradara handal itu, ketika menerima Oscar berkat kerja kreatifnya di film Titanic.

Bahkan mensejajarkan namanya dengan raihan kreatifitas George Lucas. Yang juga dengan jenius dianggap memberikan suguhan yang sangat prestisius lewat film Star Wars.

Bukti nyata atas betapa menariknya bahasa gambar film Avatar, dengan dinominasikannya film ini dalam kategori Best Picture di ajang Golden Globes 2010. Ajang Golden Globes sebagaimana dimaklumi adalah ajang penilaian kualitas sebuah film oleh kumpulan para jurnalis film di Amerika Serikat. Yang biasanya menjadi acuan di ajang Academy Award untuk memberikan penghargaan serupa.

Meski belum menjadi jaminan, namun Avatar diprediksi pemerhati film di AS akan banyak menyabet penghargaan bergengsi di Academy Award 2010.

sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/entertainmen/2010/01/12/1614/Hingga-Minggu-Keempat-Avatar-Tetap-Jawara

Iklan

Kalapas Pondok Bambu di copot

Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Pondok Bambu, Sarju Wibowo (kanan) berpelukan kepada seluruh jajarannya saat sertijab di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (13/1). Sarju dicopot dari jabatannya menyusul temuan kamar mewah Artalyta Suryani. Selanjutnya jabatan Kalapas dijabat Catur Budi Fatayatin.

Departemen Hukum dan HAM (Dephukham) akhirnya mencopot Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Pondok Bambu Sarju Wibowo. Hal ini menyusul pemberian fasilitas mewah kepada beberapa narapidana di Lapas tersebut.

Dephukham juga akhirnya mengakui bahwa pemberian fasilitas mewah tersebut merupakan pelanggaran. Hal tersebut diakui oleh Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, pada saat Konferensi Pers di Gedung Depkumham Jakarta , Selasa (12/1).

Dalam kesempatan itu, juga hadir Direktur Jenderal Pemasyarakatan Untung Sugiyono dan Inspektur Jenderal Depkumham Sam L Tobing. Menurut Patrialis, mengatakan Sarju digantikan oleh Catur Budi Patayatin. Catur yang merupakan perempuan, telah disepakati oleh pimpinan Depkumham untuk memimpin Lapas Perempuan tersebut. “Kita berharap dia lebih leluasa menjalankan kinerja ditambah prestasi-prestasi membanggakan,” kata Patrialis.

Dia menegaskan, penanganan kasus fasilitas mewah bagi narapidana tidak berhenti dengan pencopotan Kalapas. Pihaknya, dalam hal ini Inspektorat Jenderal masih terus bekerja memeriksa siapapun tanpa kecuali. “Kami akan melakukan penindakan jadi kami tunggu dulu,” kata dia.

Patrilis juga akan berupaya melakukan pembenahan Lapas dengan merotasi seluruh Kalapas dan Kepala Rutan diseluruh Indonesia. Selain itu Patrialis juga memerintahkan pemindahan Napi yang sudah memiliki status hukum yang jelas. “Kategori yang dipindahkan adalah yang sudah punya status hukum tetap jadi tidak ada lagi pemanggilan untuk persidangan,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Patrialis juga mengaku menerima banyak pengaduan tentang kasus serupa di kota-kota besar lainnya. Untuk itu dia sudah memerintahkan Dirjen Pemasyarakatan untuk melakukan penertiban di seluruh Indonesia . “Bulan januari sudah harus selesai ini adalah keputusan tegas dari saya,” kata dia.

Ketika ditanya tentang batasan fasilitas yang diterima oleh napi, Patrialis menjawab secara normatif, yaitu berdasarkan pasal 14 undang-undang 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Karena dalam pasal tersebut tidak disebutkan dengan tegas batas maksimal yang diterima oleh napi. Namun dia mengakui segala fasilitas mewah yang diterima Artalita Suryani, seperti pengobatan kulit, itu dilarang. “Ya itu memang kesalahan kita sudah selesikan,” kata dia.

Sarju Wibowo enggan diwawancari oleh wartawan pada saat konferensi pers ataupun sesuai konferensi pers. Dia hanya menjawab siap menerima sanksi pemecatan. “Saya siap menerima keputusan ini sebagai prajurit,” kilahnya.

CURHAT TAHANAN RUTAN PONDOK BAMBU

Ketidakadilan sedang marak-maraknya diekspose dimana mana,

berikut ini ada kejadian menarik saat wartawan sedang meliput kasus sel mewah Artalita

Seorang pengunjung yang tidak diketahui identitasnya tiba-tiba menghampiri para wartawan yang sedang melakukan peliputan di Rutan Pondok Bambu. Ia menyerahkan sehelai kertas yang didapat saat mengunjungi kerabatnya, seorang tahanan di Rutan Pondok Bambu.

Pengunjung yang merupakan wanita dengan usia sekitar 25 tahun itu kepada wartawan hanya mengatakan bahwa surat itu berasal dari tahanan di Blok E, sama dengan blok tempat Artalyta Suryani alias Ayin. “Ada titipan nih, Mas, dari dalam untuk teman-teman wartawan. Ini dari Blok E,” kata wanita itu di depan Rutan Pondok Bambu, Jakarta, Rabu (13/1/2010).

Mau tahu isinya? Berikut isi surat kaleng tersebut:
Kami mewakili teman-teman yang ada di dalam Rutan Pondok Bambu memberitahukan masalah ketidakadilan yang diterima oleh para penghuni yang tidak memiliki uang.

Saat kami konfirmasi kepada mantan Kepala Rutan Pondok Bambu Sarju Wibowo, ia mengaku tidak mengetahui hal itu. Lagi pula, bagi Sarju, surat kaleng itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Enggak tahu saya. Itu enggak bisa dipertanggungjawabkan,” singkat Sarju.

Saat kami konfirmasi kepada Kepala Rutan Pondok Wibowo Catur Budi Fatayatin, ternyata telepon genggamnya sedang tidak aktif. Sebagaimana diketahui, Catur sejak siang tadi menemui Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar untuk memaparkan program kerjanya.

Pokok-pokok masalahnya adalah:
1. Para petugas kamp yang amat sadis dan kejam selalu menghukum dengan memukul jika kami diketahui menggunakan HP dan dimasukkan ke dalam Selti (Sel Tikus; yang ruangannya sempit dan kotor) selama hampir 2 minggu. Lalu kami dimasukkan ke karantina kembali, dengan biaya Rp 1 juta hingga Rp 2 juta, jika kami ingin balik ke kamar sel yang semula.

2. Jika kami sehabis terima kunjungan dan mau masuk kamar sel kami, masing-masing kami dimintai uang masuk Rp 5.000 sampai Rp 10.000 per orang. Jadi, jika kami dikunjungi pagi dan malam, berarti per orang Rp 5.000-10.000 x 2.

3. Lalu dalam pengurusan Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), Cuti Bersyarat (CB) di register, kami dimintai uang Rp 1 juta-Rp 3 juta per orang, yang setahu kami untuk pengurusan hal tersebut tidak ada biaya. Untuk pengurusan PB, CMB, dan CB, kami harus mengeluarkan dana, tapi masih harus menunggu sekalipun sudah lewat dari tanggal kepulangan yang sudah ditentukan sehingga remisi yang diberikan rutan secara formal tidak berlaku dengan alasan belum turun SK dari Dirjen. Padahal, kenyataannya setelah dicek oleh pihak keluarga, berkas tersebut masih dalam tumpukan sehingga kepulangan kami pun masih harus melalui proses yang panjang dan seharusnya itu hak napi yang memang diabaikan oleh instansi yang bersangkutan.

Pertanyaan kami, gimana nasib teman-teman kami yang berasal dari keluarga tidak mampu jika di dalam rutan ini harus segala sesuatu diuangkan. Kami tidak seperti Artalyta yang mempunyai uang yang sangat banyak.

Tolong berikan peringatan atau ditindak keras untuk para petugas yang bekerja di dalam Rutan Pondok Bambu.

Terima Kasih
(Dirahasiakan Sumbernya)

bagaimana Indonesia bisa maju jika semua yang ada telah dinilai dengan uang ?

sumber = http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3136989

Cara Install Pimp car a full di GTA SA

Berhubung byk yang tanya,ni ane tulis lagi aja,so baca2 dulu ya

Intro :
CLEO tidak sama dengan pimp car a full.,
Ibaratnya Cleo tu pistol,ada pelurunya macem2,ada pimp car a full (ini),ada cleo enterable garage,ada cleo taxi call,ada cleo GTA4 effects,dll,
jadi samain dulu persepsi kita klo cleo tu pistol yg punya bermacam2 peluru oke,?

1. install cleo taruh d GTA SA folder,tinggal d next2 aja,,klo udah coba kita test,masuk game kalo ada tulisan “if you see this message CLEO 3 works normally” berati cleo yg kita install udah bener dan tinggal kita kasih bermacam2 “peluru”
kalo kalian liat ntar folder d folder gta sa akan bertambah , yaitu folder CLEO (tempat kita meletakkan berbagai macam custom script nanti)
—————————————————————————————————————————————————————————————————————–

2.taruh file file ini
-PimpmyCarFULL1A1.cs ke GTASA\CLEO – folder
-PimpmyCarFULL2A1.cs ke GTASA\CLEO – folder
-TuningA.cm ke GTASA\CLEO – folder
-copy NeonA.cs ke GTASA\CLEO – folder
-copy PimpmycarA1_text.fxt ke GTASA\CLEO\CLEO_TEXT – folder << kalo ga ada folder ini,bikin folder serupa dengan format persis "CLEO_TEXT" huruf besar semua

—————————————————————————————————————————————————————————————————————–
—————————————————————————————————————————————————————————————————————–

3. Install Neon objects ,ada 4 cara (akan saya buat jadi 1cara biar temen2 lbih mudah memahaminya)
—————————————————————————————————————————————————————————————————————–

3.A.) Install Neon objects in gta3.img (masukin objek neonnya ke gta3.img)

-replace file file ini (di dalem folder NEONtogta3img) ke gta3.img pake gta sa ultimate editor
NEONtogta3img

arrow.dff
tar_civ2.dff
tar_gun1.dff
tar_gun2.dff
twoplayer.dff

-masukin (add) file2 dari folder neontogta3img ini kegta3.img
tehneon.txd
tehneon.col

-copy file NeonA.cs dari folder NEONtogta3img into GTASA\CLEO – folder,, kalo ada peringatan "do you want to replace?" klik OK aja,,

—————————————————————————————————————————————————————————————————————–

3.A.B.)Option_HaloEffect (biar neonnya ada glownya)
The default neonA.cs installs only tube object to your vehicles

To attach "U-ground Halo"-lights: caranya
-copy the NeonA.cs of the folder Option_HaloEffectgta3img into GTASA\CLEO – folder,,,kalo ada peringatan "do you want to replace?" klik OK aja,,

-copy effects.fxp into GTASA\models – folder
-copy effectsPC.txd into GTASA\models – folder

SELESAI !~